Lewati ke konten

Sejarah

Fatayat NU Ponorogo tumbuh dari gerakan perempuan muda Nahdliyin di desa-desa dan pesantren Ponorogo. Dalam beberapa tahun terakhir, organisasi ini menuntaskan pembentukan PAC di seluruh kecamatan dan menghidupkan kembali kegiatan di tingkat anak cabang maupun ranting.

Tonggak perjalanan

  • 1 Juli 2019 — Konferensi Cabang di Aula MA Ma'arif Putri Ponorogo memilih Nurun Nahdliyah Karunia Yuliastin sebagai ketua masa khidmat 2019–2024, melanjutkan kepemimpinan Siti Raudhotun Nikmah, dengan semangat "Fatayat NU Ponorogo Berdaya, Mandiri, dan Bermartabat".
  • 2022 — PC Fatayat NU Ponorogo meraih juara tiga NU Award kategori banom NU berkembang.
  • 9 Juli 2023 — Ponorogo menjadi tuan rumah puncak Harlah Fatayat NU ke-73 di Gedung PGRI Ponorogo, diisi Halaqah Nasional bersama Ketua Umum PP Fatayat NU dan penganugerahan Fatayat Award kepada enam PAC: Jetis, Mlarak, dan Siman (kategori berkembang) serta Babadan, Pulung, dan Jambon (kategori maju).
  • 29 Desember 2024 — Konferensi Cabang XV di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak; Nurun Nahdliyah terpilih kembali untuk masa khidmat 2024–2029.
  • 26 April 2025 — Pelantikan pengurus PC di Graha Watoe Dhakon IAIN Ponorogo bersamaan dengan Harlah Fatayat NU ke-75: penandatanganan kerja sama dengan 10 instansi, peluncuran Garda Fatayat dan Pojok Bermain Anak, serta halaqah kebangsaan oleh Ketua Umum PP Fatayat NU, Hj. Margaret Aliyatul Maemunah.
  • Oktober 2025 — Peluncuran Majlis Taklim Fatimah Zahra di 20 kecamatan dan Diklat Tingkat Dasar Garda Fatayat perdana di Ponorogo.

Linimasa Kepengurusan

  1. 2019–2024

    Masa Khidmat 2019–2024 · Ketua: Dr. Nurun Nahdliyah Karunia Yuliastin, M.Pd.I.

  2. 2024–2029 aktif

    Masa Khidmat 2024–2029 · Ketua: Dr. Nurun Nahdliyah Karunia Yuliastin, M.Pd.I.